BUMDES

Badan Usaha Milik Desa di Landungsari

Keberadaan Badan Usaha Milik Desa di Landungsari

a. Pembentukan Badan Usaha Milik Desa

Pembentukan Badan Usaha Milik Desa di Landungsari ini sudah sesuai dengan dasar hukum yaitu peraturan desa landungsari Nomor 02 Tahun 2008 tentang pembentukan Badan Usaha Milik Desa yang berpedoman pada Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 20 Tahun 2006 tentang Badan Usaha Milik Desa. Didalam peraturan desa tersebut juga terdapat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga badan usaha milik desa. Selanjunya struktur organisasi disesuaikan dengan kebutuhan.

b. Mekanisme Penyaluran dan Pemanfaatan dana dalam Badan Usaha Mlik desa
Dalam Badan Usaha Milik Desa ni masih menerapkan bentuk kredit bersubsidi dengan sasaran tertentu. Pada awal berdiri-nya badan usaha milik desa ini, bumdes mendapatkan dana hibah dari alokasi dana desa sebesar kurang lebih sembilan juta rupiah. Kemudian pe-manfaatannya oleh bumdes diolah untuk di-jadikan modal usaha yang ada di bumdes.

c. Bentuk Usaha dan Pengembangannya
Usaha yang dijalankan oleh Badan Usaha Milik Desa ini sebanyak tujuh bidang usaha yang diantaranya ialah 1) bidang pertanian, 2) bidang peternakan, 3) bidang simpan pinjam, 4) bdang pengelolaan sampah, 5) bidang jasa bazis, 6) bidang home industry, 7) bidang pasar. Tapi pada saat ini yang masih berjalan hanyalah bdang simpan pinjam.

d. Permodalan
Dapat dikatakan bahwa modal usaha yang diiliki oleh bumdes di Landungsari ini sangatlah minim,seperti yang ada pada mekanisme penyaluran dan pemanfaatan dana, di mana permodalan awal dari bumdes ini ialah berasal dari dana hibah, yang kemudian dijadikan modal awal.

Kontribusi keberadaan Badan Usaha Milik Desa sebagai Penguatan Ekonomi Desa
Dalam konteks kontribusi badan usaha milik desa, seharusnya diletakkan dan diposisikan bahwa badan usaha milik desa ini adalah unit ekonomi multi sektor yang dikelola oleh pemerintah desa dan masyarakat untuk memakmurkan sebesar-besarnya kepentingan masyarakat desa. Sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pendapatan asli daerah.

a. Sumber-Sumber Dana Untuk Peningkatan Pendapatan Desa
Kontribusi ini akan berkaitan dengan apa yang akan diberikan oleh bumdes untuk masyarakat desa. Hal ini dapat berupa pelayanan. Rendahnya produktivitas pe-layanan desa utamanya di bumdes selama ini lebih disebabkan oleh lemahnya sumberdaya manusia di bidang manajemen dan lain lain. Sehingga dalam kontribusi ini desa juga harus memandang dari segi kerjasama dalam mengembangkannya. Dengan demikian sumber dana untuk pe-ningkatan pen-dapatan desa dapat di-realisasikan.

b. Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat
Dalam rangka meningkatkan pen-dapatan masyarakat dan pendapatan asli desa maka bumdes ini mempunyai beberapa kontribusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, salah satunya dlam kebutuhan pokok di desa. Mengingat bumdes ini adalah suatu lembaga ekonomi modal usaha.

c. Pembangunan Desa secara Mandiri
Kontribusi bumdes ini ialah sebagai salah satu pembangunan desa mandiri yag dapat berjalan dengan percaya diri bahwa desa memang sudah berhasil mengatur rumah tangganya sendiri dan menciptakan desa yang mandiri yang tidak hanya bergantung kepada anggaran dana dea yang telah diberikan oleh pemerintah kabupaten malang.